Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria menghubungkan pengembangan AI dengan kebutuhan mineral kritis dalam Indonesia International Sustainability Forum pada 6 Oktober 2026. Rilis 7 Oktober menjelaskan bahwa nikel dan tembaga turut mendukung fondasi material infrastruktur digital.
Kebutuhan itu mencakup baterai, kelistrikan, transmisi, dan dukungan pusat data. Hilirisasi didorong memperhatikan lingkungan, ketertelusuran, tenaga kerja, energi rendah karbon, serta dampak terhadap masyarakat. Nezar juga menyebut pusat data memerlukan listrik, serat optik, sistem pendingin, cip, dan tenaga ahli. Artikel merangkum arah kebijakan yang disampaikan, tanpa menambahkan klaim proyek AI tertentu telah dibangun.
Sumber: Komdigi — rilis resmi. Disusun berdasarkan sumber yang diperiksa pada 10 Oktober 2026.




