Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Kamis, 5 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIKomdigi Tegaskan Moderasi Konten Harus Akuntabel dan Tetap Lindungi Kebebasan Berekspresi

Wadahi Penggemar Kenari, Gelar Kontes Kenari Red Variant Cup I

Oleh • 30 Mei 2016 • 07:53

darikita.com, CIMAHI – Memelihara burung kenari merupakan hobby turun temurun masyarakat, baik di desa maupun di kota, kegemaran yang sama untuk memelihara burung kenari membuat banyak komunitas didirikan. Namun demikian, masih belum banyak yang terwadahi.

”Penghobby burung semakin meningkat salah satunya penggemar kenari jenis Red Variant. Euforia penghobby kenari Red Variant semakin bermunculan sehingga kami berfikir perlunya untuk mewadahi mereka,” ujar Kaswandi, Ketua Panitia Bandung Kenari Red Variant Cup I, disela-sela Festival Burung Kenari, kemarin.

Menurut dia, antusias para penggemar kenari sangat tinggi bahkan para pesertanya pun tidak hanya dari Bandung Raya saja, bahkan ada pula beberapa dari luar provinsi. Karenanya, untuk mewadahi penggemar burung kenari ini, pihaknya melakukan kontes yang di selenggarakan Minggu (29/5) kemarin di gedung BKM, Jalan Burangrang No 17 – 19 Bandung. ”Maksud kontes ini  agar para penggemar Red Variant mendapatkan wadah berupa lomba berkualitas dan sportifitas,” ujarnya.

Selain itu kata Kaswandi, penyelenggaraan kontes ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa solidaritas tinggi sesama penghobby kenari Red Variant, mempopulerkan kembali kenari dan menarik kembali para peminatnya serta mempererat silaturahmi antara peternak dan penghobby.

Sedangkan Ferdi, salah seorang peserta kontes mengatakan, digelarnya kontes ini menjadi motivasi tersendiri bagi para penggemar Red Variant yang sempat vakum. Buktinya, animo peserta cukup tinggi. ”Kontes menjadi  titik awal untuk meningkatkan lagi silaturahmi dan komunikasi sesam penggemar kenari dimanapun. Semoga dengan kontes ini silaturtahmi  akan terus terjalin,” pungkasnya. (bun/asp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *