Aceh Barat — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan daerah dapat memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan persoalan pembangunan tanpa harus menunggu infrastruktur secanggih negara maju.
Pernyataan itu disampaikan dalam Sarasehan Pembangunan Daerah di Universitas Teuku Umar, Meulaboh, Aceh Barat, pada Selasa, 3 November 2026. Menurut Nezar, keterbatasan infrastruktur dan anggaran tidak boleh menghentikan daerah dalam mencari solusi.
Ia menekankan pentingnya pengembangan talenta serta kemampuan mengadopsi dan menyesuaikan teknologi dengan kebutuhan masyarakat. Teknologi digital harus diarahkan untuk menjawab masalah praktis, bukan sekadar meningkatkan kemampuan menggunakan perangkat.
Komdigi mencontohkan penggunaan sensor di sektor pertanian untuk memantau pertumbuhan tanaman, mendeteksi hama, mengukur unsur hara tanah, serta memperkirakan kebutuhan air dan perubahan iklim. Penerapan tersebut dapat meningkatkan efisiensi produksi dan memperkuat perencanaan rantai pasok.
Sumber: Komdigi, 4 November 2026.




