Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Jumat, 6 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIKomdigi Tegaskan Moderasi Konten Harus Akuntabel dan Tetap Lindungi Kebebasan Berekspresi

Dispopar Siap Kembangkan Wisata Agro Kampung Cibuluh

Oleh • 17 Juni 2016 • 08:02

darikita.com , Kabupaten Bandung memiliki banyak destinasi wisata yang berpotensi untuk dikembangkan. Dari sekian banyak lokasi, Kampung Cibuluh Pangalengan bisa dikembangkan sebagai primadona wisata masa depan.

IGUN RUCHIYAT, Soreang

KETUA Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kabupaten Bandung H. Dodi Abdurahman mengaku siap mengembangkan wisata agro di kampung Cibuluh, Desa Pulosari, Kecamatan Pangelengan. Dia akan melakukan sejumlah pembinaan demi pengembangan wisata alam di kampung itu bersama jajaran kepengurusan Kompepar dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) yang menaungi Kompepar.

Pariwisata di Kabupaten Bandung perlu terus dikembangkan. Pasalnya, Kabupaten Bandung memiliki banyak lokasi yang potensial. Dengan begitu, pengembangan wisata yang diusung oleh Kompepar yakni wisata agro diyakini bakal banyak dukungan.

”Kita tahu bahwa Kecamatan Pangalengan ini sudah layak dan tepat dibangun wisata agro. Bahkan ketika kami ke sana, ternyata wisata agronya sudah mulai tumbuh seperti yang ada di lokasi wisata Ciwidey dengan wisata agro stroberi. Meski mulai merosot, namun strobery tetap menajdi idolanya Ciwidey,” tegas Dodi kemarin.

Dikatakannya, pihak Dispopar Kabupaten Bandung yang mendapatkan laporan terkait pembenahan lokasi wisata di kawasan Situ Cileunca, Kecamatan Pangalengan, mengaku telah siap turut andil.

Kabid Pariwisata Dispopar Kabupaten Bandung Rully Jati Permana  yang ditemui Bandung Ekspres belum lama ini mengatakan, Kampung Cibuluh merupakan kawasan wisata baru di sebrang Situ Cileunca, Pangelangan Kabupaten Bandung. Kampung yang satu ini memiliki banyak wisata agro yang perlu dikembangkan.

”Mungkin banyak yang mengira bahwa kampung tersebut terbelakang karena dikelilingi oleh danau. Namun, di kampung itu terdapat lokasi wisata yang tidak diduga-duga pihak manapun. Meski demikian, pihak pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dispopar telah siap untuk membenahinya dan siap untuk membangunnya ke depan,” terang Rulli.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *