Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Sabtu, 7 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIPP TUNAS Dorong Platform Digital Melindungi Sekitar 70 Juta Anak Indonesia

Kala Luke Shaw Menangis

Oleh • 18 September 2015 • 10:44
Foto: reuters
Foto: reuters

darikita.com, Liga Champion sudah dimulai dari rabu (16/9) lalu. Banyak kejadian yang tidak terduga seperti patah kaki Luke Shaw. Ironis, pesepakbola asal Inggris tersebut patah pada dua titik di kaki kanannya. Terlihat jelas pada beberapa foto yang beredar, bahwa ia kesakitan hingga menitikan air matanya.

Kejadian tersebut berlangsung pada saat Manchester United menghadapi PSV Eindhoven. Tekel ekstrim dari Hector Hererra itu bebuah patah kaki pemain masa depan Inggris. Shaw adalah pemain belia yang digadang-gadang dapat mengamankan tempatnya di tim negeri ratu elizabeth sebagai bek kiri.

Namun, kejadian yang menimpanya membuat bisa saja tidak tampil membela Inggris. Bahkan setelah kejadian tersebut, permainan anak asuhan Van Gaal benar-benar kacau. Ia pun mengecam tekel tersebut, “Semua diambil dengan cara yang salah. Itu berada di area 16 meter, itu tekel buruk dengan dua kaki.” ujar Van Gaal.

Pelatih Mauricio Pochettino, yang kala itu pernah bersama Shaw di club Southampton pun menelpon pasca kejadian horor tersebut. Keduanya meninggalkan club yang membesarkannya pada musim panas 2014. “Saya telah berbicara dengannya untuk mengucapkan cepat sembuh. Namun saat itu ia tidak bisa berhenti menangis. Tidak hanya menangis karena rasa sakit, tapi karena masa penyembuhannya yang akan sangat panjang,” papar Pochettino.

Kejadian saat itu, justru sangat merugikan bagi Manchester United. Psikologis para pemain menjadi down hingga pertandingan usai. Ada pula, tekel Herrera berada di area kotak pinalti. Tidak ada kartu, bahkan pinalti bagi sang setan merah. “Anda bisa menghakimi untuk diri sendiri. Ketika saya mengatakan itu penalti dan kartu merah, maka saya pecundang,” tegas Van Gaal. (Ravi/dk)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *