Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Jumat, 6 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIPP TUNAS Dorong Platform Digital Melindungi Sekitar 70 Juta Anak Indonesia

Bidik Kabupaten Ramah Anak

Oleh • 2 Maret 2017 • 08:00

darikita.com, SOREANG – Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi, mendorong Kabupaten Bandung untuk menjadi kabupaten ramah anak.

”Tahun depan, saya dorong Kabupaten Bandung untuk membangun Kabupaten ramah anak, asalkan terjalin komitmen kuat semua pihak, untuk mewujudkannya tentu saja diawali dari tingkat pendidikan,” kata pria yang kerap disapa Kak Seto, dalam acara Parents Gathering di Gedong Budaya Sabilulungan (GB) Soreang, kemarin (1/3).

Dia menandaskan, sebagai generasi penerus bangsa sudah seharusnya anak-anak diperlakukan sebaik mungkin. Dia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar membangun sebuah sistem perlindungan bagi hak anak-anak.

”Anak-anak itu pada dasarnya cerdas dan gembira, namun lingkungan lah yang bisa memengaruhi perubahan karakter si anak. Tentu saja kita harapkan bersama, agar mereka bisa tumbuh menjadi anak yang unggul, cerdas, sehat,mandiri dan kreatif,” ungkapnya.

Menyikapi hal itu Bupati Bandung, Dadang M Naser menuturkan satu hal yang perlu diperhatikan dalam mendidik anak yakni tersedianya pelayanan pendidikan dan pengajaran untuk mendukung perkembangan pribadi anak, juga mendukung potensi kecerdasan mereka sesuai dengan minat dan bakatnya.

”Dalam mendukung tumbuh kembang anak, orangtua harus memberikan kesempatan bagi mereka melakukan kreasi untuk kreativitas, prestasi sesuai minat dan bakatnya, juga lingkungan yang mendukung bagi pembentukan pola sikap yang positif,” katanya.

Dalam mendukung ruang publik untuk fasilitas ramah anak, dia mengharapkan, Kabupaten Bandung bisa secepatnya menjadi Kabupaten ramah anak. Bahkan bisa sampai terbangun sekolah ramah anak, dengan berbasis kurikulum pendidikan yang mendukung perkembangan karakter anak.

“Saya harap kita bisa membangun Kabupaten Bandung ramah anak, bahkan bisa terbentuk di sekolah. Tentu saja dengan berbasis kurikulum pendidikan yang berstandar mendukung karakter anak, yakni etika, estetika,ilmu pengetahuan dan teknologi dan kesehatan,”tambahnya. (gun/ign)

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *