Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Rabu, 16 September 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIKemenkes dan CEPI Uji Kesiapsiagaan Target Vaksin 100 Hari untuk Ancaman Pandemi

DPRD Jabar Dukung Sikap Buruh Tolak Omnibus Law

Oleh • 18 Maret 2020 • 11:54

BANDUNG– DPRD Jawa Barat menyatakan secara tegas menolak Omnibus Hukum Rancangan Un­dang-Undang (RUU).

Pasalnya, selain merugikan buruh, aturan itu juga me­nentukan akan merusak ling­kungan serta mencopot be­berapa hal yang menjadi kewenangan pemerintah daerah (Pemda).

“Yang jelas, rencana dibalik Hukum Omnibus ini sangat berbahaya bukan hanya buat buruh tapi tidak buat sen­di-sendi hidup berbangsa kita,” kata Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya, kemarin.

Sikap DPRD Jabar yang di­lontarkan dalam aksi gelombang buruh gabungan yang tergabung dalam aliansi buruh Jawa Barat, di Gedung Sate, Senin (16/3).

Selain Abdul Hadi Wijaya, anggota DPRD Jabar yang hadir menghadiri massa buruh adalah Rafael Situmorang dari Fraksi PDIP, dan Heri Koswara dari Fraksi PKS.

Abdul Hadi menghargai, pembahasan Hukum Omni­bus dipertanyakan sejak awal, karena dilakukan dalam per­debatan yang sangat tertutup dan tidak melibatkan perwa­kilan buruh.

“Hanya melibatkan perwa­kilan pemodal. Kemudian lahirlah aturan Omnibus, Hukum setebal, 1.200 halaman. Lalu pengaturan diselesaikan dalam waktu 100 hari. Ini adalah pemaksaan,” paparnya.

Terkait dengan RUU itu, DPRD Jabar dalam waktu de­kat akan membahas dalam rapat badan musyawarah (Bamus), sehingga sikap semua anggota DPRD Jabar biasa dipahami. Kemudian, hasil akan dikirim langsung ke pe­merintah pusat dan DPR RI.

“Intinya, kami akan meng­ajukan perwakilan badan musyawarah sebagai forum tertinggi kedua setelah sidang paripurna. Semoga sikap ini bisa diambil lengkap dari seluruh anggota DPRD. Se­telah dibahas di Bamus, In­stitusi kami akan membahas tentang ini kepada pemerin­tah pusat dan DPR RI,” pung­kasnya. (bbs/drx)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *