Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Sabtu, 7 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIPP TUNAS Dorong Platform Digital Melindungi Sekitar 70 Juta Anak Indonesia

Kejar 9 Poin Setiap Balapan

Oleh • 23 September 2016 • 08:54

ARAGON– Dengan selisih 43 poin antara pimpinan klasemen pembalap MotoGP saat ini Marc Marquez (Repsol Honda) dan bintang Movistar Yamaha Valentino Rossi peluang untuk membalik keadaan dalam lima seri terakhir sangat kecil, meski tetap terbuka. Secara matematika, 43 poin dibagi lima hasilnya 8,6 poin. Jumlah itulah yang harus dikepras Rossi setiap serinya jika ingin meerebut gelar juara dunia ke-10 musim ini.

Dengan perhitungan tersebut Rossi harus memenangi setiap balapan sedangkan Marquez finis di podium ketiga. Karena selisih poin antara podium pertama dan ketiga adalah sembilan poin. Jelang GP Aragon ini Marquez-lah yang jusru diuntungkan. Sirkuit sepanjang lima kilometer itu lebih pas dengan karakter motor Honda. Sementara rider 23 tahun tersebut percaya Aragon pas dengan gaya membalapnya.

Namun Rossi juga sedang “di atas awan” saat dihadapkan dengan Marquez. Dalam empat balapan terakhir The Doctor – Julukan Rossi – selalu finis di depan Marquez, meskipun defisit poin yang dikepras jumlahnya tak signifikan. Dengan misi untuk memperpendek jarak poin dalam lima seri terakhir harus ada pembalap lain yang bisa finis di antara Rossi dan Marquez.

Melihat begitu dinamisnya balapan musim ini ada banyak rider yang punya potensi untuk ikut memengaruhi hasil akhir lomba. Sementara pergantian ban dari Bridgenstone ke Michelin turut membuat situasi di setiap balapan tidak menentu. Pembalap jadi gampang membuat kesalahan. Setiap rider, dari tim satelit sekalipun, bisa naik podium di saat kondisi kering. Apalagi jika hujan turun.

Beberapa pembalap yang punya potensi untuk akan datang ke Aragon dengan ambisi sama, menang. Akhir pekan ini juara GP Austria Andrea Iannone diprediksi akan kembali membalap setelah pulih dari cedera. Pembalap Italia itu absen di Misano karena mengalami kecelakaan di sesi latihan pertama.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *