Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Sabtu, 7 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIPP TUNAS Dorong Platform Digital Melindungi Sekitar 70 Juta Anak Indonesia

Pemkot Luncurkan Smart Card

Oleh • 15 Desember 2015 • 09:50
Demi Smart City

darikita.com, Guna mendukung program kota pintar sekaligus mendorong gerakan nasional non tunai, Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Bandung luncurkan’Bandung Smart Card’, kemarin.

Kepala BI Perwakilan Jawa Barat Rosmaya Hadi mengatakan. Bandung Smart Card ini menjadi bagian untuk realisasikan Bandung Smart City. Di mana dalam hal ini semuanya bisa dilakukan lebih mudah cepat dan efektif, termasuk dalam pembayaran non tunai. ’’Dengan Bandung Smart Card, kita bisa melakukan transaksi apapun melalui non tunai,” kata Rosmaya.

Rosmaya memaparkan, program Bandung Smard Card didukung oleh Bank Mandiri, BNI, Bank Mega, BCA, BRI, dan Telkom. Kota Bandung miliki potensi besar sebagai salah satu pusat perekonomian di Jabar yang tercermin dari indikator keuangan inklusifnya.

’’Untuk uji coba Bandung Smart Card, kita terapkan pada mesin parkir gerbang Trans Metro Bandung dan vending machine,” paparnya.

Rosmaya menerangkan, Bandung Smart Card merupakan penyatuan berbagai kartu seperti kartu identitas, kartu akses, kartu pembayaran serta tiket elektronik dalam satu kartu dengan bantuan teknologi informasi. Dengan kartu tersebut diharap masyarakat dapat terbantu dalam berbagai kegiatan seperti belanja, membeli tiket, membayar tagihan, sebagai kartu identitas, juga kartu akses.

Rosmaya menyebut, jumlah lembaga keuangan khususnya perbankan di Kota Bandung mencapai 2.415 jaringan kantor dan 84.936 EDC. Menurutnya, dibandingkan dengan jumlah penduduknya yang mencapai 2,39 juta jiwa dan 168 ribu kilometer persegi luas wilayah.

’’Artinya setiap satu jaringan kantor lembaga keuangan melayani 992 orang dengan wilayah kerja seluas 0,07 kilometer persegi,” tegasnya.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengungkapkan, kartu itu berfungsi untuk segala transaksi, seperti pembayaran uang sekolah dan parkir elektronik. Setelah persiapan kerja sama dengan lima perbankan dibantu Telkom, Pemkot Bandung butuh waktu lumayan lama dalam mengembangkan kartu tersebut.

’’Ke depan untuk tahap dua masuk ke data pribadi ada data kesehatan, pendidikan. Jadi, kalau ke rumah sakit ke dokter tidak usah membawa record, sampai satu hari seluruh warga Bandung cukup dengan satu kartu untuk semua urusan dari mulai data sampai transaksi. Peluncuran kartu ini merupakan langkah menuju smart city,” klaim Emil-sapaan akrabnya.  (dn/vil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *