Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Sabtu, 7 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIPP TUNAS Dorong Platform Digital Melindungi Sekitar 70 Juta Anak Indonesia

Ubah Limbah Kulit Singkong Jadi Bahan Baku Pesawat

Oleh • 20 Oktober 2016 • 06:18

Pandangan tersebut muncul karena Raafi dianggap anak desa oleh teman-temannya. Maklum, rumah Raafi memang di desa. Jaraknya sekitar 17 kilometer dari pusat Kota Pati. Namun, itu tidak menyurutkan semangat Raafi untuk mewujudkan cita-citanya. Dia terus berusaha membuktikan bahwa riset yang dilakukannya kelak bisa berguna bagi masyarakat.

Pelan tapi pasti, dia juga mampu merekrut satu demi satu temannya untuk membentuk komunitas riset di sekolah. ”Akhirnya aku berhasil membentuk Tim Science Project SMA PGRI 2 Kayen,” ujar Raafi.

Ketika kelas XI SMA, karya pertamanya lahir. Dia menemukan cara pemanfaatan limbah tebu menjadi bahan batako tahan gempa. Penemuan itu sukses mengantarkan Raafi ke New York, Amerika Serikat, untuk tampil di final Genius Olympiad 2014. Meski di event tersebut tidak menang, Raafi tetap bersyukur. Sebab, dia mendapat begitu banyak pengalaman baru, termasuk melihat secara langsung bagaimana masyarakat New York hidup dan menjalani kesehariannya.

”Aku ingat, waktu itu kami diajak keliling ke lima daerah di New York. Termasuk ke Manhattan dan Air Terjun Niagara. Aku benar-benar bersyukur bisa mendapat kesempatan seperti itu,” kenang Raafi.

Lewat semua pencapaian tersebut, Raafi berharap suatu saat dirinya bisa ikut mengubah Indonesia menjadi lebih baik. ”Aku terinspirasi sosok Pak Habibie yang sanggup memimpin negara dengan berorientasi pada riset dan kemandirian,” tuturnya.

Hal itu pula yang dia jadikan visi dan pemacu semangat untuk terus berkarya. Salah satunya, berusaha mendapatkan paten atas karyanya di Indonesia.

”Kalau dapat sponsor nanti, aku segera mematenkan temuan-temuanku itu. Supaya negara ini bisa mandiri dalam bahan baku industri otomotif hingga pesawat terbang,” ujarnya.(*/dri/c10/ari/rie)

Laman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *