BANDUNG — Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung memperluas kegiatan literasi melalui layanan digital, edukasi sejarah, perlombaan, dan aktivitas kreatif. Program tersebut dirancang agar perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga ruang belajar, diskusi, inovasi, dan berkarya.
Informasi Diskominfo Kota Bandung yang dipublikasikan Portal Jabar pada 24 Agustus 2026 menyebut layanan perpustakaan di Jalan Seram Nomor 2 diperkuat melalui Maca, sebuah platform e-library yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan secara digital.
Sejarah kota menjadi ruang belajar
Program Bandung Kota Cerita menghadirkan informasi sejarah dan perkembangan Bandung melalui narasumber sesuai bidangnya. Tema yang pernah diangkat antara lain angklung, radio antik, sejarah Bandung, dan perkembangan skateboard.
Disarpus juga mengembangkan Pameran Milestone yang menampilkan arsip, artefak, serta buku mengenai perjalanan kota dan tokoh-tokoh penting. Bahan yang sebelumnya tersimpan diperkenalkan kepada masyarakat agar sejarah lokal lebih mudah dipahami.
Kegiatan belajar di luar perpustakaan dilakukan melalui konsep GLAM—Gallery, Library, Archive, and Museum. Siswa SD dan SMP dapat mengikuti kunjungan ke Museum Kavaleri, PT Dirgantara Indonesia, Museum Biologi, dan lokasi edukatif lain. Sekolah dapat mengajukan surat kepada Disarpus untuk mengikuti program tersebut.
Jambore Literasi dijadwalkan September
Gempita Literasi atau Gerakan Masyarakat Pintar menjadi bagian rangkaian Jambore Literasi. Setelah lomba bertutur dan lomba resensi digelar pada Juli–Agustus, seleksi 12 besar serta final lomba bertutur dijadwalkan pada 5 September 2026.
Puncak Jambore Literasi direncanakan berlangsung 8 September 2026 di Bumi Sangkuriang. Salah satu kegiatan yang disiapkan ialah mewarnai bersama di atas kain sepanjang sekitar 21,6 meter untuk mengenalkan sejarah dan perkembangan Bandung kepada anak-anak melalui kegiatan kreatif.
Pengembangan tersebut menunjukkan literasi dapat dibangun melalui perpaduan buku, teknologi, arsip, museum, dan pengalaman langsung. Akses yang inklusif serta informasi program yang konsisten akan menentukan luasnya partisipasi warga.
Sumber: Portal Jabar/Diskominfo Kota Bandung, 24 Agustus 2026.
Ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).




