Kementerian Sekretariat Negara pada 16 Oktober 2026 menjelaskan dua model pengembangan SMA Unggul Garuda, yakni pembangunan sekolah baru dan penguatan satuan pendidikan yang sudah ada. Keduanya diarahkan untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas.
Model Garuda Baru mencakup pengembangan sekolah di Belitung Timur, Bulungan, Timor Tengah Selatan, dan Konawe Selatan. Sementara itu, Garuda Transformasi menggunakan program pengayaan bagi SMA atau madrasah aliyah yang memenuhi kriteria, bukan membentuk sekolah baru.
Penguatan pada model transformasi meliputi manajemen sekolah, kompetensi pendidik, dan pembinaan siswa. Program juga menekankan pengembangan bidang sains, teknologi, teknik, matematika, serta karakter. Penjelasan pemerintah tersebut memaparkan rancangan penyelenggaraan dan tujuan program; tidak berarti seluruh pembangunan sekolah telah selesai atau pendaftaran siswa sedang dibuka.
Sumber: publikasi resmi selengkapnya.



