Kementerian Sekretariat Negara melaporkan program revitalisasi di Bali menjangkau 401 satuan pendidikan pada 2026, meningkat dari 188 sekolah pada 2025. Informasi itu dimuat dalam publikasi resmi bertanggal 19 Oktober 2026.
Program diarahkan untuk memperbaiki sarana belajar agar lebih aman dan nyaman. Pemerintah menargetkan penanganan sekolah yang membutuhkan renovasi dapat diselesaikan paling lambat pada 2029.
Di SD Negeri 15 Dangin Puri, Denpasar, perbaikan dilaporkan meningkatkan kondisi ruang kelas yang sebelumnya mengalami kerusakan. Sementara itu, TK Indraprasta Kuta di Badung memperoleh perbaikan enam ruang kelas, ruang administrasi, toilet, serta penataan taman bermain.
Kemensetneg juga menyoroti dampak ekonomi pembangunan melalui kesempatan kerja di daerah. Namun, publikasi tersebut tidak memberikan angka penyerapan tenaga kerja untuk seluruh lokasi.
Cakupan program perlu dibedakan dari pernyataan bahwa semua pekerjaan telah selesai. Publikasi ini memaparkan jangkauan dan contoh manfaat revitalisasi, sementara peningkatan kualitas pendidikan tetap membutuhkan dukungan mutu pembelajaran, tenaga pendidik, dan pemerataan akses.
Foto dokumentasi dari publikasi revitalisasi sekolah, Kementerian Sekretariat Negara.
Sumber: Publikasi resmi selengkapnya.



