Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Jumat, 6 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIKomdigi Tegaskan Moderasi Konten Harus Akuntabel dan Tetap Lindungi Kebebasan Berekspresi

Pelatihan Fotografi bagi Anak Binaan

Oleh • 12 September 2015 • 09:53
FAJRI ACHMAD NF./ BANDUNG EKSPRES ANTUSIAS: Sejumlah anak yang terjerat hukum mengikuti pelatihan fotografi yang digelar Pewarta Foto Indomnesia (PFI) Bandung di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Jalan Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (11/9).
FAJRI ACHMAD NF./ BANDUNG EKSPRES
ANTUSIAS: Sejumlah anak yang terjerat hukum mengikuti pelatihan fotografi yang digelar Pewarta Foto Indomnesia (PFI) Bandung di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Jalan Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (11/9).

darikita.com, ARCAMANIK – Agar memiliki keahlian setelah mereka keluar dari lembaga pemasyarakatan, Pewarta Foto Indonesia memberikan pelatihan fotografi bagi anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), Jalan Pacuan Kuda, Kecamatan Arcamanik, kemarin (11/9). Kegiatan ini diikuti sekitar 72 orang untuk usia sekolah tingkat SMA.

Ketua Panitia Aditya Herlambang Putra mengatakan, kegiatan ini sengaja dilaksanakan agar setelah mereka keluar dari lapas memiliki keahlian dalam bidang fotografi. ’’Untuk sistem pembelajarannya, anak akan diberikan cara menggunakan kamera dan pada Oktober 2015 mengikuti tes bersama dengan siswa yang ikut kegiatan ini melalui Dinas Pendidikan untuk mendapatkan sertifikat,’’ sahutnya.

’’Kalau mereka memiliki keahlian tentunya mereka nanti bisa manfaatkan untuk mencari pekerjaan sesuai dengan keahlian yang mereka dapat selama di lapas,’’ tukasnya.

Kegiatan ini bekerjasama dengan pihak lapas, bertujuan merekrut anak-anak yang berkeinginan mengikuti pelatihan ini. Namun demikian, setelah menerima data seorang anak, pihaknya tidak langsung menerimanya. Pasalnya, akan ada seleksi kembali, karena dikhawatirkan anak tersebut tidak sungguh-sungguh ingin menekuni bidang ini.

’’Kami mencari anak yang benar-benar mau menekuni bidang fotografer. Soalnya percuma saja kami berikan mereka pelatihan kalau mereka tidak sungguh-sungguh,’’ papar Aditya.

Aditya mengharapkan anak-anak tersebut bisa mendapatkan hasil yang memuaskan, juga mempelajarinya dengan sungguh-sungguh. Sebabnya, bila berhasil menguasai keahlian ini akan berguna bagi dirinya sendiri.

’’Alhamdulillah mereka sangat antusias sekali dan terlihat semangat saat kami berikan pelatihan cara menggunakan kamera,’’ tutupnya. (mg.dn/vil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *