Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Kamis, 22 Oktober 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIPenanganan Karhutla: Polri Proses 278 Laporan dan Tetapkan 232 Tersangka Perorangan

Kemensetneg Soroti Penguatan Rantai Usaha Kampung Nelayan Merah Putih

Oleh • 20 Oktober 2026 • 04:00
Foto dokumentasi: Kementerian Sekretariat Negara, dari publikasi Kampung Nelayan Merah Putih.

Kementerian Sekretariat Negara dalam publikasi 19 Oktober 2026 menjelaskan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih atau KNMP sebagai kawasan usaha perikanan berbasis komunitas. Program menghubungkan produksi, pengolahan, distribusi, dan pemasaran dengan dukungan koperasi.

Fasilitas yang disiapkan mencakup tempat pelelangan ikan, penyimpanan dingin, bengkel, serta pengolahan hasil laut. Pengembangannya diarahkan untuk memperkuat kegiatan ekonomi pesisir, bukan hanya menambah sarana penangkapan.

Kemensetneg menyebut 65 lokasi telah beroperasi, sementara 35 lokasi lain masuk pembangunan tahap kedua. Target jangka panjangnya mencapai 5.000 kampung nelayan hingga 2029 dengan mempertimbangkan kebutuhan dan potensi setiap wilayah.

Publikasi itu mencontohkan KNMP Tongke-Tongke di Kabupaten Sinjai yang beroperasi sejak Mei 2026. Pendapatan rata-rata nelayan di kawasan tersebut dilaporkan meningkat dari Rp4 juta menjadi Rp7 juta per bulan dalam empat bulan.

Angka pada lokasi percontohan merupakan laporan setempat, sehingga tidak dapat dianggap sebagai kenaikan pendapatan seluruh nelayan Indonesia. Keberlanjutan manfaat program bergantung pada pengelolaan fasilitas, mutu produk, dan kesinambungan pemasaran hasil perikanan.

Foto dokumentasi: Kementerian Sekretariat Negara, dari publikasi Kampung Nelayan Merah Putih.

Sumber: Publikasi resmi selengkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *