BMKG bersama mitra melaporkan pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim Inklusi di Kabupaten Kupang dalam rilis 30 September 2026. Program melibatkan 30 petani dari Tuakau, Nuataus, dan Naitae, dengan kegiatan penutupan berlangsung pada 24 September.
Pembelajaran berjalan selama tiga bulan melalui 12 pertemuan. Materi menghubungkan informasi iklim dengan pengelolaan air, tanah, benih, pascapanen jagung, dan pemanfaatan limbah organik. Program juga memperhatikan keterlibatan kelompok yang memerlukan akses lebih inklusif. Artikel ini melaporkan isi program bersama CRS dan CIS Timor, tanpa menambahkan klaim kenaikan hasil panen yang tidak tercantum dalam sumber yang diperiksa.
Sumber: BMKG — rilis resmi. Disusun berdasarkan sumber yang diperiksa pada 10 Oktober 2026.


