Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Kamis, 5 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIKomdigi Tegaskan Moderasi Konten Harus Akuntabel dan Tetap Lindungi Kebebasan Berekspresi

Kemampuan Atlet Pelatda Tinju Meningkat

Oleh • 13 Agustus 2015 • 08:37
ISTIMEWA MENINGKAT: Usai menjalani tanding ujicoba melawan petinju dari Jawa Tengah, atlet tinju Jawa Barat mulai menampakan hasil yang cukup baik dan akan terus di tingkatkan lagi.
ISTIMEWA
MENINGKAT: Usai menjalani tanding ujicoba melawan petinju dari Jawa Tengah, atlet tinju Jawa Barat mulai menampakan hasil yang cukup baik dan akan terus di tingkatkan lagi.

darikita.com, BANDUNG – Hasil uji coba melawan tim Pelatda tinju Jawa Tengah, Jumat lalu membawa dampak postof bagi kemampuan atlet tinju Pelatda PON Jabar, baik dari segi teknik maupun stamina.

”Melihat hasil ujitanding kemarin sangat terlihat kemajuan yang dialami oleh para atlet. Ini menunjukan bahwa kualitas dan kerja keras mereka selama ini mulai menampakan hasil, dan ini menjadi modal berharga bagi kita,” tutur Wakil Ketua Bidang Teknik, Wasit, Hakim, dan Kesehatan, Pengda Pertina Jabar, Roni Sigarlaki, di sekertariat Pertina Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung.

Roni mengatakan, pada ujicoba ini Pertina Jabar tidak melihat hasil pertandingan tetapi melihat hasil dari latihan selama ini. Dalam laga ujicoba ini dilakukan 7 kelas, untuk putri kelas 48 kg, 54 kg, 60 kg, dan 64 kg, sedangkan untuk putra kelas 49 kg, 56 kg, dan 75 kg.

”Kita tidak melihat menang kalahnya tetapi melihat hasil latihan selama ini yang dilakukan petinju kami dan hasilnya sangat baik,” ujarnya.

Para petinju Jabar yang kini tergabung melakukan pemusatan latihan memang membutuhkan tambahan jam terbang melawan atlet yang selevel. Oleh karena itu Pertina Jabar rencananya akan memperbanyak program ujitanding hingga sebelum pelaksanaan PON.

Dengan adanya ujitanding ini, secara tidak langsung menjadi keuntungan karena lawan yang dihadapi merupakan atlet yang juga akan bertading di PON, sehingga bisa mnegetahui seberapa besar kekuatan lawan.

”Atlet Jateng yang turun juga merupakan atlet yang diturunkan diajang PON. Minimal dengan latih tanding ini kita bisa tahu kekurangan tim kita untuk selanjitnya dievaluasi dan dibenahi lagi,” paparnya.

Latih tanding ini sudah diberitahukan ke KONI Jabar dan mendapatkan respons positif. Pasalnya dengan adanya latih tanding para atlet bisa mengukur kemampuannya dan juga melihat kekuatan atlet pesaing di kelasnya.

”Bukan hanya kita, mereka pun sama. Mereka juga ingin melihat kekuatan para petinju Jabar karena kan kita sudah tidak lagi ikut babak kualifikasi PON. Dari sinilah kita atur strategi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Jabar Ahmad Saefudin menyambut baik program yang digelar tinju Jabar. Apalagi ada target yang harus dituntaskan tinju Jabar di PON XIX 2016 mendatang.

”Program ini sudah disingkronkan antara KONI dengan kebutuhan cabor tinju, sebab ada 5 sampai 6 emas yang harus diamankan Jabar di PON nanti,” ujarnya. (pro/mio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *