BMKG menggelar sekolah lapang di Bireuen untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana. Keterangan 7 Oktober 2026 menyebut 202 peserta mengikuti kegiatan yang menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan pemahaman lokal.
Materi mencakup kebutuhan informasi nelayan, iklim, serta ancaman gempa dan tsunami. BMKG menekankan bahwa pemulihan tidak berhenti pada bangunan, tetapi perlu memperkuat kemampuan warga memahami risiko. Pemerintah daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Artikel ini merangkum pelatihan yang dilaporkan sumber resmi, tanpa menganggap jumlah peserta sebagai jumlah seluruh warga yang sudah memiliki kesiapan menghadapi bencana.
Sumber: BMKG — rilis resmi. Disusun berdasarkan sumber yang diperiksa pada 10 Oktober 2026.


